Kontraktor Rusunawa Penjaringansari Salahkan DPRKP-CKTR

avatar potretkota.com
Komisaris PT Wiratama Graha Raharja Wiratmoko, ST
Komisaris PT Wiratama Graha Raharja Wiratmoko, ST

Potretkota.com - Pembangunan Gedung Type B Rusunawa Penjaringansari IV, Jalan Penjaringansari Timur Surabaya dianggarkan Rp 3.499.645.152. Pekerjaan kode lelang 6684010 ini diikuti 71 peserta. Meski banyak peserta, pelaksanaan lelang tiba-tiba dibatalkan.

Menurut Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP), Nomor: 011/15108/ULP/2017, pembatalan dilakukan lantaran penawar tidak memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. Adapun yang awal lulus namun gagal evaluasi teknis yakni, PT Gentayu Cakra Wibowo, PT Elaine Karya Abadi, PT Wiratama Graha Raharja, PT Rachma Utama dan PT Kalimaya. Tertulis dengan tegas dalam Evaluasi Teknis (F4), apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal.

Baca Juga: Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya Ingat Terima Uang dari PT Arisco Cipta Graha Sarana Rp100 Juta

Komisaris PT Wiratama Graha Raharja Wiratmoko, ST pada Potretkota.com mengaku, kegagalan bukan karena dari peserta, melainkan kesalahan pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Pemkot Surabaya.

“Ya yang keliru dari dinas (DPRKP-CKTR) sendiri,“ kata Wiratmoko, dikantornya kawasan Jalan Pagesangan Surabaya, Rabu (27/12/2017).

Baca Juga: Gara-gara Saksi Calvary Abadi, Syamsul Hariadi DSDABM Pemkot Surabaya Dipanggil Hakim Lagi

Kekeliruaan dokumen, menurut Wiratmoko kemudian diperbaiki. “Jadi (syarat) dokumen dinas (DPRKP-CKTR) diperbaiki, kemudian dilelang ulang,” dalihnya.

(klik: Lihat Gambar Pembatalan Lelang Rusunawa Penjaringansari)

Baca Juga: Direktur Utama PT Calvary Abadi Hanny Avianto Akan Laporkan Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya

Setelah ada perbaikan, lelang ulang Pembangunan Gedung Type B Rusunawa Penjaringansari IV dilakukan diduga secara diam-diam, PT Wiratama Graha Raharja akhirnya jadi pemanangnya, dengan membuat nilai penawaran Rp 2.869.022.000. Penawaran tersebut mengalahkan penawar lelang termurah, yakni PT. Elaine Karya Abadi dengan nilai tawar Rp 2.799.317.000, dan PT. Gentayu Cakra Wibowo dengan nilai tawar Rp 2.790.218.800. (Hyu)

Berita Terbaru