Gegana Polda Jatim Turun ke Lokasi Ledakan Ruko San Antonio

avatar potretkota.com
Ledakan di Ruko San Antonio
Ledakan di Ruko San Antonio

Potretkota.com - Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur diterjunkan ke kompleks ruko San Antonio, Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026), pascaledakan keras yang mengguncang kawasan tersebut pada pagi hari.

Kedatangan tim Gegana untuk melakukan penyelidikan di lokasi ledakan. Petugas membawa sejumlah peralatan dan memasuki salah satu restoran yang diduga menjadi titik pusat ledakan.

Baca Juga: Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi Debridement

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan ruko di sekitar lokasi. Kaca bangunan pecah dan berbagai bagian bangunan mengalami kerusakan akibat kuatnya hentakan.

Aji, salah satu pekerja yang berada di seberang lokasi kejadian, mengatakan tempatnya bekerja ikut terdampak ledakan. Ia menyebut ledakan hanya terjadi satu kali, tetapi terdengar sangat keras.

“Ledakannya terjadi satu kali, tetapi suaranya sangat keras dan dampaknya terasa sampai ke ruko tempat kami bekerja,” ujar Aji.

Menurut Aji, kuatnya ledakan membuat sejumlah bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Bahkan, dampak ledakan disebut dirasakan hingga radius sekitar 500 meter dari titik kejadian.

Baca Juga: 5 Orang Jadi Korban Ledakan di Restoran Wilayah Pakuwon

“Hampir seluruh bangunan yang berada di radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian terdampak dan rusak,” katanya.

Sementara itu, untuk mendukung proses penyelidikan dan menjaga keamanan, aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar lokasi. Warga juga diminta tidak mendekati area terdampak.

Pemasangan garis polisi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah warga masuk ke lokasi sebelum proses pemeriksaan selesai.

Baca Juga: Ledakan Pabrik Baja Tewaskan Satu Pekerja

“Lokasi dipasangi garis polisi agar warga tidak mendekat dan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ledakan susulan,” ujar petugas di lokasi.

Tim Gegana masih melakukan pemeriksaan di area yang diduga menjadi pusat ledakan. Penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. (KF)

Berita Terbaru