Potretkota.com - Sebanyak 22 kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Forum Baris Indonesia (Forbasi) Jawa Timur 2026 di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Kejuaraan ini menjadi ajang penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Forbasi yang dijadwalkan berlangsung di Jawa Timur tahun ini.
Peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Surabaya, Banyuwangi, Bojonegoro, hingga Tulungagung. Partisipasi 22 kabupaten/kota tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai wilayah dalam pengembangan olahraga baris-berbaris di Jawa Timur.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalahkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026
Ketua Umum Forbasi Provinsi Jawa Timur, RB Adityanto Indratama, mengatakan Kejurda menjadi kesempatan bagi para pegiat olahraga baris-berbaris untuk mengukur kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka dalam kompetisi tingkat provinsi.
“Kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para pegiat baris-berbaris untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap melalui kompetisi ini dapat ditemukan bibit-bibit potensial yang bisa dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Forbasi,” ujarnya.
Kejurda Forbasi Jatim 2026 merupakan penyelenggaraan perdana di tingkat provinsi. Dalam kejuaraan ini, terdapat tiga nomor perlombaan utama, yakni Olahraga Baris-Berbaris (LOBB), Regu Pengibaran Bendera (Rukibra), dan Variasi Formasi Musik (Varformus).
LOBB menguji ketepatan gerakan dan kekompakan peserta dalam menerapkan peraturan baris-berbaris. Rukibra menitikberatkan pada keterampilan regu dalam melaksanakan pengibaran bendera, sedangkan Varformus memadukan gerakan baris-berbaris dengan iringan musik melalui variasi formasi yang kreatif dan harmonis.
Baca Juga: Anggaran Street Art Fashion Carnival Pasuruan Jadi Sorotan
Perlombaan dibagi ke dalam sejumlah kelompok usia, yakni U-12, U-15, U-19, serta kategori umum pada nomor tertentu. Selain keterampilan teknis, peserta dituntut menunjukkan kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama dalam tim.
Menurut Adityanto, olahraga baris-berbaris tidak hanya berorientasi pada kompetisi dan pencapaian prestasi, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Kami ingin kegiatan baris-berbaris tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim bagi generasi muda,” katanya.
Baca Juga: Kapolda Jatim Buka Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026
Ia menambahkan, Forbasi Jawa Timur berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui aktivitas positif. Pembinaan melalui olahraga baris-berbaris juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan menjauhkan generasi muda dari pergaulan negatif.
Dengan mengusung semangat “Bergerak untuk Jawa Timur Hebat”, Forbasi Jawa Timur berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan mampu berprestasi di tingkat nasional.
Kejurda ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pembinaan atlet baris-berbaris secara berkelanjutan sekaligus mempersiapkan perwakilan Jawa Timur untuk bersaing dalam Kejurnas Forbasi yang dijadwalkan berlangsung di provinsi tersebut. (KF)
Editor : Redaksi