Potretkota.com - Sebuah kapal bermana AL II KAI GT 171 yang berangkat dari Pelabuhan Benoa, Bali menuju Labuan Bajo, NTT (Nusa Tenggara Timur) mengalami kendala pada bagian mesin di perairan Selat Lombok, Minggu (5/6/2022).
Kepala Kantor Sar Mataram Nanang Sigit PH menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari bapak Sabarudin, Ketua Koperasi Karya Bahari pukul 20.48 Wita. "Permintaan evakuasi sebanyak 26 orang, 11 orang kru kapal dan sisanya penumpang," katanya, penumpang berasal dari WNA India, Jerman, Spanyol, Australia, Amerika Serikat, Italia dan dari Indonesia.
Baca Juga: KSOP Tanjung Perak Masih Mencari Penyebab Kebakaran Kapal SPIL
Tim Sar diberangkatkan dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dengan menggunakan kapal Rescue Boat 220 Mataram untuk melakukan evakuasi. "Jarak 21,75 Nm menuju lokasi kapal, sesuai titik koordinat yang diberikan oleh nakhoda kapal tersebut," tandasnya.
Baca Juga: Mengenal KRI Bala Putra Dewa 322
Sekitar pukul 00.05 Wita kapal tersebut ditemukan sebelah barat perairan Teluk Nara, Lombok Utara akibat terbawa arus ke arah selatan, kondisi masih bisa berlayar dengan kecepatan rendah. "Karena dekat, kita arahkan ke Teluk Nara dengan pengawasan hingga dipastikan posisi aman," imbuhnya.
Baca Juga: Buron Kasus Kapal Majapahit Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Pukul 02.45 Wita berhasil lego jangkar di lokasi yang ditentukan (Teluk Nara) dengan seluruh korban dalam keadaan selamat. Beberapa korban merupakan warga negara asing asal India, Jerman, Spanyol, Australia, Amerika Serikat, dan Italia. (MA)
Editor : Redaksi