Kepala PNM Mekaar Ngaku Uang Banpres Ditarik

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Bantuan Presiden (banpres) untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dikoordinir oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), Cabang Tambaksari Surabaya, sudah ditarik negara.

Hal tersebut disebut Kepala PNM Mekaar Regional 2 Surabaya, Yunda Sanggar Puri, Selasa (27/4/2021). "Dikarenakan periode Banpres Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2020 telah berakhir pada 14 Febuari 2021 dan uang tersebut sudah ditarik oleh negara," dalihnya.

Baca Juga: 86 Reklame Ilegal Ukuran Besar Berdiri di Kota Pasuruan, Sekda dan Satpol PP Memilih Bungkam

Alumni Unesa tahun 2013 ini juga mengaku, keluhan nasabah yang namanya sudah tercatat menerima bantuan Rp 2,4 juta dan sudah masuk dalam rekening BNI tapi belum menerima uangnya, pihaknya berjanji akan segera membantunya.

Baca Juga: Kasus Izin Tambang ESDM Jatim, Nama Ariful Bhuana Jadi Sorotan

"Saya pastikan Kepala Cabang untuk bantu ibu-ibu dalam pengecekan saldo Banpres tersebut," ujar Yunda meyakinkan.

Baca Juga: Penerima Hibah Pokir Lilik Hendarwati DPRD Jatim Ungkap Adanya Permintaan Dana CSR

Untuk diketahui, PNM Mekaar Cabang Tambaksari Surabaya yang berkantor di Jalan Kanser Surabaya, menjadi buah bibir. Perusahan plat merah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa keuangan ini, tugas khususnya memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil, menengah. (Tio)

Berita Terbaru